Thursday, October 27, 2016

Film/Klise Kosong Setelah Dicuci, Kok Bisa?

     Setelah jepret dan menghabiskan berol-rol film, saatnya kita memprosesnya di lab untuk dicuci. Namun setelah dicuci dan ketika kita lihat klisenya, kok tidak muncul gambar apapun. Kenapa bisa begitu ya sobat? Perasaan sudah benar. Akhir-akhir ini banyak pertanyaan demikian yang masuk ke admin. Bagi sobat yang mengalami hal serupa, yakni ketika film diproses untuk dicuci tidak muncul gambar apapun, berikut beberapa  penyebabnya yang membuat hal tersebut terjadi. Tapi harus sobat ingat, film/klise baru akan muncul gambar setelah dicuci. Bila sobat belum mencucinya, tidak akan muncul apapun.

1. Film/klise belum benar-benar masuk ke take up spool. Pastikan benar-benar ujung film/klise masuk ke take up spool. Setelah ujung film masuk ke take up spool, sobat kokang lalu jepret, kita lakukan hal ini 1-2 Kali. Hal ini dimaksudkan agar film benar-benar mengikat di take up spool, sudah tentu hasilnya akan kebakar. Jangan lupa perhatikan rewind crank (tuas gulung film) ikut berputar ketika kita kokang. Itu menandakan film sudah benar-benar mengikat di take up spool.

2. Film sudah terpapar cahaya matahari terlebih dahulu sebelum digunakan. Seperti yang sudah pernah admin tulis sebelumnya bahwa film/klise itu dibuat agar sensitif dengan cahaya terutama cahaya matahari. Pastikan ketika ingin masukan film lakukan ditempat yang teduh/tidak langsung terpapar sinar matahari. Bisa dilakukan di dalam ruangan/indoor. Bila sobat adalah street photographer, gunakanlah changing bag untuk memasukan atau mengganti film yang baru.

3. Seal, back body dan shutter (hordeng) ada yang bolong. Pastikan seal light, bagian belakang body dan shutter (hordeng) tidak ada yang renggang, rusak atau belong. Hal tersebut bisa mengakibatkan cahaya ada yang masuk dan mengenai film.

4. Kesalahan exposure. Hal ini merupakan yang sering terjadi bila poin di atas terlewati dan sering terjadi bagi yang baru menggunakan kamera analog. Exposure adalah hasil dari perpaduan antara segitiga exposure, yakni speed, ASA dan aperture yang disesuaikan dengan kondisi cahaya ketika pemotretan. Istilah yang sering kita dengar untuk kesalahan fatal exposure yaitu 'kebakar'

5. Shutter (hordeng), mirror atau aperture yang tidak terbuka/menutup sempurna. Hal ini pun bisa menyebabkan film/klise blank setelah dicuci. Pastikan shutter/hordeng kamera analog sobat terbuka dan tertutup dengan sempurna sesuai dengan speed yang sobat pakai. Jaga agar shutter/hordeng tidak basah terkena air atau minyak karena bisa menyebabkan shutter macet. Lihat juga mirror atau kaca reflex pada body kamera, apakah turun kembali setelah dijepret atau tetap dalam posisi diatas. Lihat juga aperture lensa apakah membuka dan menutup sempurna dengan bukaan yang sobat pakai.

6. Kesalahan ketika proses pencucian. Dalam proses pencucian film/klise perlu diperhatikan bahan-bahan kimia yang digunakan dan ketika mencampurnya. Pastikan bahan-bahan kimia yang digunakan masih dalam kondisi baik atau belum basi. Selain itu juga perlu diperhitungkan timing ketika mendevelop sebuah film/klise. Hal tersebut bisa menyebabkan kegagalan dalam pencucian film.

7. Silahkan sobat teruskan berdasarkan pengalaman yang pernah sobat alami.

4 comments:

  1. Mas kalo hordengnya kalo gak salah, di bagian dalam di belakang lensa yg terbuka dan menutup lagi, ada garis seperti retak ngaruh gak mas? Soalnya kemarin pertama kali cuci gak ada gambarnya, karna takut hanya masalah film yg sudah lama jadi saya beli lagi film fresh, belum saya cuci sih, kira kira gak ada gambarnya lagi gak ya mas? Jangan jangan karna itu, karna hordengnya retak.
    Trus fujica ger saya juga kayaknya focusnya bermasalah juga.
    Di tempat mas bisa servis gak? Kalo bisa saya mau mas biar kamera saya normal. Habis belum puas kalo belum kuasai dan lihat hasil. Soalnya kamera pertama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagian yang seperti retak pada bagian dalam belakang lensa itu tidak bermasalah mas Randi. Itu memang sudah dari sananya seperti itu. Fungsinya untuk mengambil gambar. Coba dilihat dia akan membuka dengan cepat ketika dijepret. Bisa diinfokan mas fokusnya bermasalah seperti apa. Trims

      Delete
  2. Itu untuk membuka difragmanya ya mas? Iya iya. Ini mas di ring fokusnya kan hanya bisa di putar terbatas dari 0.9 , 1.2 , 1.5 , 2 , 3 , 5 , ®® (seperti angka 8 tapi horisontal) m . Nah kalo saya mau fokus jarak objek 1-1.5 meter masih dapat, tapi kalo jarak 2 - 5 meter gak bisa mas, bisa dapat tapi di titik ®® dengan jarak objek 1.5 - 2meter . saya gak pernah dapat fokus dengan ring fokus ditempatkan di antara titik 2, 3, 5 m . itu gimana mas? Padahal kalo mengacu pada jarak kan harusnya kalo kira kira objek sejauhn tiga meter, ring fokus pasti di antar titik 3m kan mas? Bener gak? Berarti kamera saya gak bisa dapat fokus lebih dari dua meter?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tanda seperti angka delapan horizontal itu infinity mas Randi Ari Nughraha. Fungsinya adalah fokus jarak terjauh atau tak terbatas dari sebuah lensa. Bila kamera rangefinder dengan fokus menyatukan dua bayangan, selama dua bayangan objek tidak menyatu berarti belum fokus. Bila menggunakan zone focusing tinggal lihat gambarnya. Bila tidak ada bantuan apapun hanya angka-angka jarak berarti kita yang harus atur sendiri dengan memperkirakan jarak kamera dengan objek yang akan difoto. Semoga membantu.

      Delete