Thursday, November 5, 2015

Lensa Mirror Schmidt & Bender 800mm f8.0 German Barat

SOLD ke Samarinda

Dijual lensa mirror buatan German Barat, Schmidt & Bender 800mm f8.0. Lensa mirror adalah lensa telephoto yang menggunakan kombinasi dua cermin untuk memantulkan cahaya bolak-balik dari ujung lensa sebelum cahaya melewati kamera. Oleh karena secara fisik optik lensa mirror lebih besar dari lensa lainnya. Biasanya ukuran terkecil lensa mirror adalah 500mm. Perusahaan Schmidt & Bender sendiri berdiri tahun 1957 dan saat ini fokus untuk membuat peralatan militer seperti rifle scope dan lain-lain. Lensa ini bermounting Canon eos dan cocok digunakan untuk foto satwa, sepak bola dan benda-benda langit.

-Kondisi: optik bening, no baret, no jamur, no fogging. Semua berfungsi dengan normal
-Kelengkapan: lensa, front lenscap ori Schmidt & Bender dan backcap canon eos.

Minat???

Harga: SOLD OUT
Hub: 085695283113 (Line/WA)
COD: Jakarta Timur dan Depok
Luar kota kirim via JNE




Wednesday, November 4, 2015

Praktica LTL Tahun 1970 German Timur

SOLD OUT

Dijual kamera SLR analog Praktica LTL produksi tahun 1970-1975 made in Pentacon, German Timur. Kamera ini sempat dipakai oleha mata-mata German Timur saat Perang Dingin.

-Kondisi: 92% masih mulus sisanya bekas pemakaian, kokangan lancar, viewfinder bersih, speed normal, ruang film bersih.
-Kelengkapan: Bodi, lensa Fujica 50mm f2.2 ulir (silahkan request langsung bila ingin dengan lensa lain, harga disesuaikan) dan strap.

Spek:
-Tipe: SLR analog 35mm
-Film: 35mm
-Brand: Praktica LTL
-Made by: Pentacon Dresden, German Timur
-Lens mount: M42 Ulir
-Lensa: Fujica 50mm f2.2 ulir
-Shutter: Vertical Focal plane
-Shutter Speed: 1-1/1000 +B
-Metering: TTL metering dengan stop down.

Bonus 1 roll film bagi yang tidak nawar dan gratis cara penggunaan (PDF)

Harga: SOLD OUT
Hub: 085695283113 (WA/Line)
COD: Jakarta Timur dan Depok
Luar Kota kirim via JNE

praktica LTL depan

praktica LTL dalam


praktica LTL belakang

praktica LTL bawah

Lensa fuji atas


Sunday, November 1, 2015

KAMERA SLR FILM YASHICA FX-3 Th.1979

Yashica FX-3 body only  
Rp 800,000
Ready Stock
Di jual Kamera SLR Film Yashica FX-3 Th.Produksi 1979, made in Japan.

-Kondisi: Mulus 92% sisanya bekas pemakaian, semua berfungsi normal, lightmeter hidup, viewfinder bersih, kokangan lancar, ruang film bersih dan lensa no fog no jamur.
-Kelengkapan: Body, lensa Yashica 35-70mm f/3.5-4.5, filter/lenscap dan strap

Spek:
-Film: 35mm
-Tipe: SLR Analog
-Tahun produksi: 1979
-Buatan: Japan
-Exposure: Manual
-Fokus: Manual
-Lensa: Yashica 35-70mm f/3.5-4.5
-Shutter Speeds: 1/1000 +B
-Viewfinder: 3LED
-Baterai: 2xLR44 untuk lightmeter

*Gratis Cara penggunaan kamera bagi pemula (PDF)
Bonus 1 roll film bagi yang tidak nawar!

Minat?

Harga: Rp.800.000/belum termasuk ongkir
Hub: Line/WA 085695283113
COD: Jakarta Timur dan Depok
Bagi yang berada di luar kota akan dikirim lewat JNE/TIKI/ANS


Yashica FX-3 body only

Yashica FX-3 tampak depan

Yashica FX-3 tampak atas

Yashica FX-3 tampak dalam

Lensa Yashica 28-80mm depan

Lensa Yashica 28-80mm belakang

Friday, October 2, 2015

Cara Memilih Film yang Tepat untuk Kamera Analog

     Salam kokang dan jepret Analogers. Kali ini admin akan memberikan tips bagaimana cara memilih film yang tepat untuk kamera analog sobat. Ini admin tulis karena banyak masuk pertanyaan ke admin tentang film apa yang bagus untuk kamera analog atau film apa sih yang cocok untuk kamera ini min. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk sobat, jangan lupa kita diskusi dengan meninggalkan komentar di postingan ini.
     Setelah sobat sudah tahu kamera analog mana yang cocok untuk sobat, selanjutnya adalah sobat harus mengetahui film apa yang akan sobat gunakan untuk kamera analog sobat tersebut. Sebenarnya film yang sobat pilih untuk kamera analog sobat itu tidak jauh lebih penting dibandingkan dengan memilih kamera dan lensanya. Karena film yang sobat pilih ini pun akan berpengaruh langsung dengan hasil gambar yang akan didapatkan. Kamera analog menggunakan media film atau klise untuk menangkap cahaya. Lensa akan memfokuskan cahaya dan shutter (hordeng) akan terbuka sesuai shutter speed yang digunakan sehingga dihasilkan bayangan sesuai ukuran film. Film atau klise ini menggunakan pita seluloid atau sejenisnya dimana terdapat butiran silver halida yang menempel pada pita dan sangat sensitif dengan cahaya. Pada saat proses pencucian film, butiran silver halida yang telah terekspos oleh cahaya akan menghitam dengan ukuran yang tepat, sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan larut bersama cairan pengembang (developer).

Thursday, October 1, 2015

Dasar-dasar Teknik Kamera Analog (Mengontrol Eksposur)

          Setelah beberapa waktu lalu admin membahas jenis-jenis kamera analog dan bagaimana memilih kamera analog yang pas untuk kita pada artikel Di sini. Sekarang admin akan coba berbagi pengetahuan soal dasar-dasar teknik pengambilan gambar menggunakan media kamera analog. Dasar-dasar teknik kamera analog ini terutama diperuntukkan bagi pemula yang masih binggung mengoperasikan kameranya. Kritik, saran, sharing serta pendapat sobat-sobat sangat admin harapkan di artikel ini. Supaya kita bisa saling sama-sama belajar. Yang belum punya kamera analog, silahkan order. Admin kasih gratis tutorial penggunaan kameranya supaya sobat tidak terlalu bingung. Sebenarnya ada beberapa hal yang harus sobat pelajari terlebih dahulu sebelum mulai take a shoot. Walaupun kamera analog memiliki jenis yang berbeda, akan tetapi untuk teknik dasar pengambilan gambar hampir secara keseluruhan sama. Apa sajakah dasar-dasar teknik kamera analog yang harus sobat ketahui???

Tuesday, September 29, 2015

BAGAIMANA MEMILIH KAMERA ANALOG IDAMAN DAN MACAM-MACAM KAMERA ANALOG 35mm

Salam kokang sobat kamera analog!!!

       Kali ini admin akan membahas bagaimana cara memilih kamera analog idaman yang pas bagi sobat semua dan perbedaan macam-macam kamera analog film 35mm. Artikel ini muncul karena banyak sekali sobat-sobat yang mungkin baru belajar menggunakan kamera analog dan ingin order kamera idamannya di blog ini. Insya allah kalau adminnya lagi banyak pulsa dan mood lagi bagus pasti dibalas dengan panjang lebar. 
         Sobat-sobat pasti sudah sering baca artikel atau forum yang membahas soal perdebatan antara pilih digital atau analog film. Pilih Nikon atau Canon atau Pentax atau lain sebagainya. Sebenarnya kalau admin boleh berpendapat, pilihan antara mau pakai digital atau analog film, mau nikon/canon/pentax semua kembali kepada yang mau pakai dan kebutuhannya apa. Karena lain format lain brand pasti punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Itu jawaban simpel yang sering admin kasih tahu kalo ada sobat-sobat yang nanya sama admin. Lalu kenapa sih kok orang banyak yang masih pakai kamera analog film? Padahal kan sekarang sudah digitalisasi semua, 2013 gitu loh! Sebenarnya orang-orang memilih kamera analog film juga bermacam-macam alasannya. Tahu alasan kita kenapa milih tuh kamera, bisanya bakal memudahkan kita memilih kamera yang benar. Di bawah ini ada beberapa alasan orang-orang yang sering admin tanya kenapa masih pakai kamera analog film:

1. Mau belajar Photography mangkanya pakai kamera manual SLR 35mm dulu;
2. Creative art terutama yang pakai Holga
3. Long exposure astronomy pakai SLR 35mm
4. High resolution (for large print blow-ups): 4x5 inch atau 8x10 inch large format
5. Modelnya yang klasik pakai 35mm rangefinder

Wednesday, September 23, 2015

Alasan Menggunakan Kamera Rangefinder (RF): Pilih Kamera SLR atau Rangefinder (RF)???

       Apa kabar sobat semua. Syukur, sepertinya tulisan admin berguna bagi para pecinta kamera analog dan sejenisnya. Memang selain untuk jualan, blog ini juga memiliki misi untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam soal kamera-kamera tua, terutama buat pemula. Untuk yang sudah komen dan memberikan kritk, admin sangat berterimakasih karena sangat membangun dan berbagi wawasan. Dan untuk yang request, sabar ya perlahan-lahan admin pasti ulas permintaannya. Kali ini admin masih akan mengulas mengenai kamera SLR 35mm VS kamera Rangefinder (RF) 35mm. Terutama admin akan lebih memfokuskan pada kamera Rangefinder (RF) 35mm, karena akhir-akhir ini banyak yang request soal kamera jenis ini. Untuk yang request SLR 120mm dan Rangefinder 120mm, admin akan mengulasnya nanti di bagian format film. Tulisan ini bukan bermaksud untuk membanding-bandingkan jenis kamera analog. Setiap orang memiliki kesukaan dan kebutuhan masing-masing dalam memotret. Di sini admin hanya mencoba untuk mengulas kelebihan daan kekurangannya. Selebihnya biar sobat yang menentukan.

Monday, September 7, 2015

Zeiss Ikon Ikonta Folding 35mm 522/24 Tahun 1948

SOLD OUT
Dijual kamera analog folding (bisa dilipat) Zeiss Ikon Ikonta model 522/24 buatan Stuttgart, German. Kamera ini diproduksi tahun '48-'54. Uniknya kebanyakan kamera jenis folding seperti ini memakai format film large seperti 120mm. Namun kamera ini memakai format film 135mm yang masih banyak dipasaran. Setelah perang dunia ke II, kamera ini akhirnya diproduksi dan dijual untuk militer. Di samping itu jangan kaget bila menggunakan kamera ini tanpa film tidak bisa di jepret, karena kamera ini hanya bisa dijepret bila ada filmnya. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh produsen kameranya agar teknologi German pada saat perang dahulu tidak diambil oleh musuh. Jadi seolah-olah seperti tampak rusak. Yang berbeda juga dari kebanyakan kamera analog lainnya adalah tempat untuk menaruh filmnya ada disebelah kanan dan take up spool di sebelah kiri.

-Kondisi: Semua mekanis masih berfungsi normal, viewfinder bersih, fisik bisa dilihat di foto.
-Kelengkapan: Unit kamera

Minat???
Bonus 1 roll film

Hub: 085695283113 (WA/Line)
Harga: SOLD OUT
COD: Jakarta Timur dan Depok
Luar kota kirim via JNE







Monday, August 3, 2015

Rangefinder Minolta Hi-Matic 7S Tahun 1966

SOLD OUT

Dijual Kamera Analog Rangefinder Minolta Hi-Matic 7s tahun produksi 1966. Kamera ini merupakan seri berikutnya dari Hi-matic 7 yang diproduksi tahun 1963. Hampir tidak ada perbedaan, hanya Hi-matic 7s sudah dilengkapi dengan hotshoe dan CLC metering atau contrast light compensator metering system pada lensanya. Jadi jika pada umumnya rangefinder tahun 60 hanya menggunakan satu metering pada viewfindernya yaitu cds selenium cell, Hi-matic 7s memiliki dua metering yaitu Cds selenium cell pada viewfinder dan CLC pada lensanya. Oleh karena itu Hi-matic 7s masuk ke dalam jajaran analog rangefinder yang memiliki kontras yang bagus seperti Olympus 35 SP yang memiliki dua metering yakni center weighted dan spot untuk kontrasnya. Selain itu lensanya Minolta rokkor 45mm f1.8 pun terkenal tajam dan bagus untuk mencari bokeh juga street photography.

-Kondisi: mekanis semua berfungsi normal, ada bekas pemakaian wajar, viewfinder bersih, patch kuning jelas, kokangan lancar, lensa bersih.
-Kelengkapan: body, lensa dan strap.

Spek:
-Brand: Minolta Hi-matic 7s
-Tahun produksi: 1966
-Made in: Japan, Minolta Camera Co.
-Tipe: Rangefinder analog 
-Film: 135mm
-Lensa: Rokkor 45mm f1.8
-Shutter: Seiko-LA
-Shuttet Speed: 1/4-1/500 +B
-Mekanis: Manual dan auto 
-Viewfinder: Rangefinder dengan parallax correction
-ASA: 25-800

Minat?
Gratis manual booknya (PDF)
Bonus film seroll

Harga: SOLD OUT
Hub: 085695283113 (WA/Line)
COD: Jakarta Timur dan Depok
Luar kota kirim via JNE






Tuesday, July 14, 2015

KAMERA SLR FILM ZENIT 3M TH.1962 USSR

Sold Out

Dijual Kamera SLR Film Zenit 3M produksi tahun 1962 USSR/Uni Soviet.


-Kondisi: 90% masih mulus dan Semua Berfungsi normal
-Kelengkan: Body, lensa dan strap

Spek:
-Tipe: SLR 35mm
-Brand: Zenit 3M
-Produksi: Uni Soviet 1962
-Lens: Industar 50mm f3.5 atau Jupiter 50mm f2
-Mount: KMZ's ZM39 screw mount
-Aperture: f/3.5-f/16 setting: ring and scale on the lens
-Focus range: 0.65-20m +inf
-Shutter Speed Speeds: 1/30-1/500 +B

Minat?

 Bonus sebuah Frame Foto dari kaca/album foto1 buah roll film ASA 200 (silahkan pilih) bagi agan-agan yang gak nawar!

Hub: 085695283113 (WA/Line)
Harga: SOLD
COD: Jakarta Timur dan Depok
Bagi yang berada di luar kota akan dikirim lewat JNE/TIKI




Sunday, June 14, 2015

Bagaimana Cara mengembangkan Kemampuan Fotografi Kamera analog

       Bila sobat sudah menguasi dasar-dasar fotografi kamera analog, seperti framing, mengatur exposure, shooting dan mengambil sebuah foto, kini saatnya mengembangkan kemampuan fotografi kamera analog sobat. Cobalah untuk membuat foto-foto yang lebih menakjubkan bukan hanya memotret saat sobat liburan, hewan peliharaan atau mungkin anak-anak sobat. Mungkin berangkat dari hobi, hasil jepretan sobat suatu hari nanti bisa mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas dan menjadikan hobi sobat mendatangkan keuntungan. Berikut ini kita belajar bersama-sama bagaimana cara mengembangkan kemampuan fotografi kamera analog. Hal pertama yang perlu sobat siapkan tentunya adalah senjata, kamera analog yang menurut sobat bisa menunjang untuk mengembangkan kemampuan fotografi sobat. Paling tidak sobat harus memiliki satu atau dua kamera analog. Sobat bisa meminjamnya dari teman, peninggalan ayah atau membelinya.

Wednesday, April 29, 2015

Cara Membersihkan Kamera Analog 35mm dan Lensa Manual

     Suatu barang kalau dirawat dan dijaga pasti lebih awet dan tahan lama, bener gak sobat? Begitu juga dengan kamera analog. Apalagi kamera analognya warisan dari kakek atau orang tua kita. Belum lagi kalau kado dari pacar, pasti dijaga banget. Pada bagian ini, admin akan sedikit mengulas mengenai bagaimana cara membersihkan kamera analog dan lensa manual. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan lebih kepada pengguna kamera analog untuk merawat kameranya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Kalau ada yang kurang, silahkan sobat-sobat tambahkan.
     Seperti halnya barang elektronik yang membutuhkan perawatan khusus, kamera analog pun harus dijaga serta dirawat agar bersih dan bebas dari debu. Salah satu dampak dari kamera analog sobat yang terawat dan bebas dari debu adalah kamera analog sobat bisa bertahan lama hingga waktu yang menentukan sendiri dan tentunya mempermudah kita untuk mengambil gambar yang lebih baik. Secara teknis membersihkan dan merawat kamera analog tidak jauh berbeda dengan merawat DSLR. 

Bongkar kamera analog Nikon F4

Berikut langkah-langkah sederhana yang sering admin lakukan untuk membersihkan kamera analog:
1. Pertama yang harus sobat lakukan adalah pisahkan semua bagian-bagian dari kamera analog, yang mudah misalnya lepaskan lensa dari body-nya, cabut filter dari lensanya, cabut rumah baterai, lepas dulu strap (tali), lepas dulu flash jika sedang dipakai di body dan lain-lain yang bisa sobat lepas dan pasangkan lagi (hati-hati bisa lepas tapi  tidak bisa pasangnya kembali). Kalau sobat punya keahlian dalam bongkar pasang, lebih baik lagi jika dilepas semua bagian-bagiannya sampai ke dalam-dalamnya seperti pada foto di atas.
2. Usap (elap) semua bagian eksterior dari body kamera analog menggunakan kain berbahan halus! Kenapa harus yang halus? Hal ini untuk menghindari scratch (goresan) pada body kamera. Sayang kan kalau sobat pakai yang kasar, bisa-bisa kamera sobat seperti habis dicakar kucing alias tidak mulus lagi. Usap dengan lembut dan perlahan. Usahakan menggunakan kain yang bersih dan ganti kainnya apabila kotorannya sudah menumpuk. Untuk tempat-tempat yang sulit dijangkau, gunakanlah kapas pembersih telinga (cotton bud). Bila pada body kamera analog yang terbuat dari besi terdapat bintik-bintik hitam, jamur atau karat, gunakanlah cairan pembersih karat seperti WD-40. Tuangkan cairan pada kapas halus dan usap pada bagian berkarat agak ditekan perlahan.

Pembersih karat WD-40
3. Untuk bagian-bagian mounting dan sekitar mirror (kaca), gunakan cairan pembersih yang biasa digunakan untuk membersihkan lensa, monitor atau kaset DVD. Teteskan secukupnya ke cotton bud. Kemudian usap di area tersebut dengan perlahan.

Pembersih lensa kamera analog
4. Untuk mirror dan viewfinder sendiri, gunakan air blower untuk menghilangkan debu-debu tipis dan pakailah kapas yang halus, seperti kapas kecantikan. Bisa juga menggunakan kanebo tetapi yang benar-benar halus. Jangan menggunakan cotton bud karena masih cukup kasar permukaannya. Teteskan pula cairan pembersih ke kapas halus dan usap di bagian itu benar-benar perlahan. Area ini cukup riskan sobat, karena sangat mudah untuk tergores. Dampaknya bila bagian ini scratch parah yaitu sangat mengganggu penglihatan kita ketika mengambil gambar. Sebenarnya ada satu bagian lagi di dalam body kamera analog bila scratch atau kotor sangat mengganggu penglihatan, yakni Prisma. Khususnya terdapat pada kamera SLR analog dan berfungsi untuk memantulkan cahaya yang masuk dari lensa ke mirror untuk diteruskan ke prisma dan viewfinder. Akan tetapi prisma terdapat di bagian dalam sisi atas kamera analog. Sobat harus ahli dalam membongkar kamera analog. Bila tidak bisa, datang saja ke tukang repair (servis) untuk membersihkannya.

5. Buka bagian belakang kamera lalu bersihkan ruang film, sprockets dan take-up spool menggunakan kapas/kain halus. Teteskan kembali cairan pembersih ke kapas/kain halus dan usap perlahan. Hindari bagian hordeng shutter karena bagian ini harus tetap terjaga kering. Jangan sampai terkena cairan berbahan minyak karena akan sulit untuk mengeringkannya. Efek dari hordeng shutter yaang terkena cairan berbahan minyak adalah ia akan menjadi lengket sehingga shutter speed terkadang akan stuck serta mengakibatkan kokangan akan macet. Cukup gunakan air blower bila terdapat debu-debu halus di bagian ini.

6.

Thursday, April 23, 2015

12 Langkah Cara Menggunakan Kamera Analog Film 35mm Secara Umum

        Di kesempatan ini admin akan coba membahas 12 Langkah Cara Menggunakan Kamera Analog Film 35mm Secara Umum. Admin membahas hal ini dikarenakan masih banyak yang bertanya bagaimana cara menggunakan kamera analog ini atau itu, terutama yang bertipe SLR. Saran dan komentar sobat-sobat admin harapkan agar kita bisa belajar dan diskusi bersama-sama. Sekali lagi admin tekankan bahwa media ini bukan hanya untuk jualan, tapi terbuka bagi sobat-sobat pecinta dan pengguna kamera analog, pemula maupun yag sudah expert untuk saling berbagi ilmu. Di kesempatan yang lain, admin telah membahas cara memilih kamera analog idaman sobat: Klik Di sini
        Setelah sobat memiliki kamera analog yang pas dengan sobat, biasanya untuk yang pemula atau yang baru pertama kali pegang kamera analog akan bingung dan berkata "Ini kamera gimana cara pakainya ya?" atau "Ini kamera sama umur gue tuaan ini kamera, pakainya gimana ya?" Apalagi kalau kameranya pemberian seseorang atau kebetulan nemu di gudang bekas peninggalan kakek atau ayah. Gak usah bingung sobat. Berikut sedikit admin ulas langkah-langkah menggunakan kamera analog 35mm secara umum:

Sunday, January 25, 2015

Kamera SLR Film Asahi Petax ME

Di jual Kamera Analog SLR Film Asahi Pentax ME tahun produksi 1977 warna silver chrome dan SMC Pentax 50mm f/2. Kamera ini merupakan jenis 35mm yang sudah automatic camera dengan aperture priority. Shutter Speed dan Aperture terlihat di viewfinder sehingga memudahkan untuk pengambilan foto. Terdapat 4 tombol di kamera ini: L (lock), Auto, 100X (1/100, X sync) dan B.

-Kondisi: Semua mekanis berfungsi dan ngeklik dengan mantap, Bodi mulus 90 % sisanya bekas pemakaian, ruang film bersih, dan optik lensa bersih no fog no jamur.
-Kelengkapan: Bodi Asahi Pentax ME dan SMC Pentax 50mm f/2, filter/lens cap dan  strap.

Spek:
-Film: 35mm
-Tahun Produksi:Asahi Pentax Japan
-Focusing: Manual
-Lens Mount: Pentax K
-ASA/ISO:Finder Screen: Fixed
-Focal Plane Shutter: 8s-1/1000
-Shoe: Fixed Hot Shoe
-X sync Speed: 1/100
-Motor Drive: External Winder ME I (1.5i/s) atau ME II (2i/s)
-Baterai: 2x1.5v LR44

*Gratis Cara Penggunaan Kamera bagi Pemula (PDF)
Bonus 1 roll Film ASA 200 bagi yang tidak nawar!!!

Minat???

Harga: Rp. 950.000/belum termasuk ongkir
Hub: 085695283113 (WA/Line)
COD: Depok atau Jakarta Timur
Bagi yang berada di luar kota akan dikirim via JNE/TIKI


Pentax ME depan

Pentax ME belakang

Pentax ME atas

Pentax ME bawah

Pentax ME dalam


Monday, January 5, 2015

Lensa Canon FD 35mm f3.5 dan 135mm f3.5

Dijual dua lensa Canon FD wide-angle 35mm f3.5 dan tele fix 135mm f3.5.
Bisa digunakan ke semua DSLR dengan bantuan adapter. Untuk kamera analog Canon langsung tancap. 

-Kondisi: fisik keduanya masih mulus sekitar 92%, optik keduanya bersih no fog no jamur.
-Kelengkapan: front dan back caps (no ori).

Minat?

Hub: Line/WA 085695283113
Harga: Rp. 950.000 (35mm) dan Rp. 1.200.000 (135mm)/belum termasuk ongkir
COD: Jakarta Timur dan depok
Luar kota kirim via JNE

Canon 135mm f3.5 depan

Canon 135mm f3.5 belakang


Canon 135mm f3.5 tengah

Canon 35mm f3.5 depan

Canon 35mm f3.5 tengah

Canon 35mm f3.5 belakang