Saturday, June 24, 2017

We Are Open


Kami segenap analogers mengucapkan 
Selamat Hari Raya Idul Fitri 2017
Mohon Maaf Lahir & Batin


Abadikan momen-momen terindah dalam hidup Anda!!!


*Mohon maaf selama hari libur dan hari besar, pengiriman via JNE ada keterlambatan namun paket tetap dikirim. Untuk yang ingin COD, pastikan menentukan hari, tanggal dan tempat H-2 sebelum bertemu. Kerusakan barang selama pengiriman paket via JNE bukan tanggung jawab kami.

Untuk pemesanan dan sharing-sharing bisa  menghubungi: 
Fast respon: 085695283113
Khusus Line: ID Bektimagus
WA/Call/SMS: 085695283113
BBM: 7D970056
Untuk melihat koleksi kamera lainnya, klik 'Older Post' di bagian bawah.

*Bila ada kamera yang dicari namun belum diposting, harap tanyakan langsung.
*Dilarang keras mengcopy-paste atau menggunakan semua atribut yang ada di blog ini untuk keperluan apapun, baik tulisan maupun foto tanpa seizin admin. Barang siapa yang dengan sengaja melakukannya akan ditindak secara hukum.

23 comments:

  1. mas mau tanya, saya masih newbie nih. saran kamera yg keren, bisa buat belajar, sama kantong gak jebol apa ya?
    antara pentax mv1, nikon fm2, sama nikon fm10 mending mana ya?

    ReplyDelete
  2. Kembali lagi ke mas Blog Azil yang mau pakai kameranya, sukanya pakai yang manual, auto atau elektro. Pakai SLR atau rangefinder atau pocket dll. Keperluannya untuk foto apa karena beda selera beda keperluan setiap orang. FM2 dan FM10 full manual tapi dari spek menang di FM2, speed sampai 1/4000. Dari harga masih murahan FM10. Material fisik pun ringanan FM10. Klo Pentax MV-1 sudah automatic dengan aperture priority, shutter speed elektronik dari 1-1/1000. Auto hanya bisa dipakai jika ada baterai (viewfinder akan menunjukkan aperture dan speed yang tepat). Bila tidak ada baterai hanya bisa menggunakan satu speed yaitu 1/100 dan B.Mirip dengan Nikon EM.

    ReplyDelete
  3. saya mau coba astrophotography astrophotography menggunakan kamera analog, ada saran mas kamera ap yg paling cocok?? yg lensa nya bsa diganti dan mudah ddapat, terserah elektronik/full mekanik, mohon bantuannya,
    dan apakah kamera tersebut ad d blog ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mas Adi Tok, trims sudah meninggalkan pesan. Untuk long exposure nanti saya juga akan tulis artikelnya krn banyak yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil yg memuaskan. Long exposure (night photography, landscape, milky way, star trail astrophotography dll), untuk fotografi ini yang kita butuhkan adalah kamera analog yang terdapat shutter long exposure. Umumnya ditulis "B"/Bulb tapi ada juga yang ditulis "T"/timing dan semua kamera analog memilikinya kecuali point and shoot analog camera. Kedua, fokus yang digunakan adalah manual. Hal ini nantinya berhubungan dgn aperture, speed dan kondisi cahaya. Speed pada "B" adalah lamanya aperture terbuka ketika tombol shutter ditekan dan dilepas. Ini bisa mas sesuaikan dengan kebutuhan mas nantinya. Biasanya untuk long exposure patokannya 30 detik baru dilepas, mas hitung sendiri. Karena Long exposure adalah salah satu seni kreatif dalam fotografi, mas sendiri pun harus sudah mengerti maslah teknik dan pengoperasian kamera mas. Klo kamera analog apa yang mas butuhkan cari yang ada speed 'B', Tipe SLR semuanya ada. Namun yang kita butuhkan di SLR kamera analog yang mampu menghasilkan gambar bagus di atas 32 detik. Rekomendasi gunakan SLR Nikon FA, FE, FE2, dan EM, Pentax K2, Pentax ME, Canon A-1, AE-1, AE-1 Program dan AT-1 dll karena sudah ada kontrol untuk automatic exposure. Bila ingin yang full manual pakai Nikon F2, Canon F1, pentax spotmatic. Untuk hasil yang memuaskan dan kedetailan objek, gunakanlah medium format seperti Mamiya RB Pro-s. Untuk lensa sendiri pakailah lensa yang memiliki aperture besar misal 50mm f1.4 atau wide-angle 28mm dan wide-zoom f/3.5-4.5. Khusus untuk milky way harus cari spot yang gelap tapi langit keliatan cerah pada malam hari, hindari cahaya kota. Dulu saya lensa mirror namanya 500mm. Tks

      Delete
  4. waaah, mksih byak mas infonya, menbantu sekali

    klo yashica fx-3 super 2000, gmna mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yashica fx-3 super 2000 lbh bagus untuk street photography, namun tergantung lensanya ukuran brp yang mas pkai bila ingin digunakan untuk long exposure photography.

      Delete
    2. pke yg 50mm f1.9 mas,
      gtu ya mas, ngumpl duit dlu lah, hhe

      Delete
    3. Yashica fx-3 super 2000 pakai 50mm f1.9 bokehnya yg bagus mas, klo untuk long exposure benda-benda langit mas harus ada di daerah dataran tinggi baru jelas. Klo mau biar agak jelas 35-70mm saja.

      Delete
  5. kak, mau nanya. aku baru baru ini beli Vinon 500 em, dan ini kamera pertamaku. aku beli karna emang tertarik banget nyoba kamera film. tapi pas aku nyoba buat masukin filmnya, udah sesuai petunjuk juga sih, angka petunjuknya tetep di S. itu kenapa ya kak? aku udah nyoba klik shutter dan nyoba foto foto gitu tetep di S. makasih kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba/mas anonymous trim sudah mampir. Bila shutter counter nya tidak jalan, pada umumnya ada masalah tapi masih bisa diservis. Bila ingin tidak menggunakan patokan counter numbernya pun bisa. Kita tinggal mengingat saja sudah berapa frame yang digunakan tiap kali kokang. Semoga membantu.

      Delete
  6. Mas gan, jual roll film kah? Mau belajar fotografi analog nih, mau nanya kamera yashica diary itu termasuk range finder ya? Saya dpt dari oom saya.

    ReplyDelete
  7. Trims Mas Noordin M Top sudah mampir. Roll film jual mas yang fresh, tapi harus ambil minimal 5 buah. Yashica Diary diproduksi tahun 1978. Kamera ini masuk ke dalam kamera analog rangefinder-viewfinder, menggunakan simbol zone focusing (tidak menyatukan dua bayangan).

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Misi om, ada manual ricoh gx1? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan tinggalkan alamat email mas Har Gun untuk buku manualnya. Trims sudah mampir.

      Delete
    2. valentinusharigunawan@gmail.com

      Delete
  10. Ternyata dulu pernah dikirimin to pak?

    ReplyDelete
  11. Halo Mas, mau nanya. Apakah berkenan kasih tips untuk menggunakan kamera Vinon EM 500 untuk pemula?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trims sudah mampir mba/mas anonymous. Sebenarnya sudah beberapa kali kamera vinon 500 EM dibahas pada komen dan sudah dijawab. Tinggal atur speed, aperture, ASA dan jepret. Bila meteringnya hidup sangat membantu.

      Delete
  12. Bang request dong bikin bahasan tentang cara cara cuci film dari awal sampe bener bener bisa dicetak. Kayak apa aja alat alatnya kimia apa aja yg dipake terus cara nyucinya gimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas/mba anonymous masukkannya. Nanti bila ada kesempatan kita bahas bersama untuk proses pencucian film.

      Delete
  13. Halo mas sebelum nya makasih udah dikirim manual book yashicanya.
    Tapi ada yg mau di tanyakan tanda panah yg ada di viewfinder?
    Terus jika lampu kuning sama merah nyala bersamaan? Gimana cara mengaplikasikan nya. Terimakasih

    ReplyDelete