Wednesday, April 29, 2015

Cara Membersihkan Kamera Analog 35mm dan Lensa Manual

     Suatu barang kalau dirawat dan dijaga pasti lebih awet dan tahan lama, bener gak sobat? Begitu juga dengan kamera analog. Apalagi kamera analognya warisan dari kakek atau orang tua kita. Belum lagi kalau kado dari pacar, pasti dijaga banget. Pada bagian ini, admin akan sedikit mengulas mengenai bagaimana cara membersihkan kamera analog dan lensa manual. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan lebih kepada pengguna kamera analog untuk merawat kameranya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Kalau ada yang kurang, silahkan sobat-sobat tambahkan.
     Seperti halnya barang elektronik yang membutuhkan perawatan khusus, kamera analog pun harus dijaga serta dirawat agar bersih dan bebas dari debu. Salah satu dampak dari kamera analog sobat yang terawat dan bebas dari debu adalah kamera analog sobat bisa bertahan lama hingga waktu yang menentukan sendiri dan tentunya mempermudah kita untuk mengambil gambar yang lebih baik. Secara teknis membersihkan dan merawat kamera analog tidak jauh berbeda dengan merawat DSLR. 

Bongkar kamera analog Nikon F4

Berikut langkah-langkah sederhana yang sering admin lakukan untuk membersihkan kamera analog:
1. Pertama yang harus sobat lakukan adalah pisahkan semua bagian-bagian dari kamera analog, yang mudah misalnya lepaskan lensa dari body-nya, cabut filter dari lensanya, cabut rumah baterai, lepas dulu strap (tali), lepas dulu flash jika sedang dipakai di body dan lain-lain yang bisa sobat lepas dan pasangkan lagi (hati-hati bisa lepas tapi  tidak bisa pasangnya kembali). Kalau sobat punya keahlian dalam bongkar pasang, lebih baik lagi jika dilepas semua bagian-bagiannya sampai ke dalam-dalamnya seperti pada foto di atas.
2. Usap (elap) semua bagian eksterior dari body kamera analog menggunakan kain berbahan halus! Kenapa harus yang halus? Hal ini untuk menghindari scratch (goresan) pada body kamera. Sayang kan kalau sobat pakai yang kasar, bisa-bisa kamera sobat seperti habis dicakar kucing alias tidak mulus lagi. Usap dengan lembut dan perlahan. Usahakan menggunakan kain yang bersih dan ganti kainnya apabila kotorannya sudah menumpuk. Untuk tempat-tempat yang sulit dijangkau, gunakanlah kapas pembersih telinga (cotton bud). Bila pada body kamera analog yang terbuat dari besi terdapat bintik-bintik hitam, jamur atau karat, gunakanlah cairan pembersih karat seperti WD-40. Tuangkan cairan pada kapas halus dan usap pada bagian berkarat agak ditekan perlahan.

Pembersih karat WD-40
3. Untuk bagian-bagian mounting dan sekitar mirror (kaca), gunakan cairan pembersih yang biasa digunakan untuk membersihkan lensa, monitor atau kaset DVD. Teteskan secukupnya ke cotton bud. Kemudian usap di area tersebut dengan perlahan.

Pembersih lensa kamera analog
4. Untuk mirror dan viewfinder sendiri, gunakan air blower untuk menghilangkan debu-debu tipis dan pakailah kapas yang halus, seperti kapas kecantikan. Bisa juga menggunakan kanebo tetapi yang benar-benar halus. Jangan menggunakan cotton bud karena masih cukup kasar permukaannya. Teteskan pula cairan pembersih ke kapas halus dan usap di bagian itu benar-benar perlahan. Area ini cukup riskan sobat, karena sangat mudah untuk tergores. Dampaknya bila bagian ini scratch parah yaitu sangat mengganggu penglihatan kita ketika mengambil gambar. Sebenarnya ada satu bagian lagi di dalam body kamera analog bila scratch atau kotor sangat mengganggu penglihatan, yakni Prisma. Khususnya terdapat pada kamera SLR analog dan berfungsi untuk memantulkan cahaya yang masuk dari lensa ke mirror untuk diteruskan ke prisma dan viewfinder. Akan tetapi prisma terdapat di bagian dalam sisi atas kamera analog. Sobat harus ahli dalam membongkar kamera analog. Bila tidak bisa, datang saja ke tukang repair (servis) untuk membersihkannya.

5. Buka bagian belakang kamera lalu bersihkan ruang film, sprockets dan take-up spool menggunakan kapas/kain halus. Teteskan kembali cairan pembersih ke kapas/kain halus dan usap perlahan. Hindari bagian hordeng shutter karena bagian ini harus tetap terjaga kering. Jangan sampai terkena cairan berbahan minyak karena akan sulit untuk mengeringkannya. Efek dari hordeng shutter yaang terkena cairan berbahan minyak adalah ia akan menjadi lengket sehingga shutter speed terkadang akan stuck serta mengakibatkan kokangan akan macet. Cukup gunakan air blower bila terdapat debu-debu halus di bagian ini.

6.

Thursday, April 23, 2015

12 Langkah Cara Menggunakan Kamera Analog Film 35mm Secara Umum

        Di kesempatan ini admin akan coba membahas 12 Langkah Cara Menggunakan Kamera Analog Film 35mm Secara Umum. Admin membahas hal ini dikarenakan masih banyak yang bertanya bagaimana cara menggunakan kamera analog ini atau itu, terutama yang bertipe SLR. Saran dan komentar sobat-sobat admin harapkan agar kita bisa belajar dan diskusi bersama-sama. Sekali lagi admin tekankan bahwa media ini bukan hanya untuk jualan, tapi terbuka bagi sobat-sobat pecinta dan pengguna kamera analog, pemula maupun yag sudah expert untuk saling berbagi ilmu. Di kesempatan yang lain, admin telah membahas cara memilih kamera analog idaman sobat: Klik Di sini
        Setelah sobat memiliki kamera analog yang pas dengan sobat, biasanya untuk yang pemula atau yang baru pertama kali pegang kamera analog akan bingung dan berkata "Ini kamera gimana cara pakainya ya?" atau "Ini kamera sama umur gue tuaan ini kamera, pakainya gimana ya?" Apalagi kalau kameranya pemberian seseorang atau kebetulan nemu di gudang bekas peninggalan kakek atau ayah. Gak usah bingung sobat. Berikut sedikit admin ulas langkah-langkah menggunakan kamera analog 35mm secara umum: